Today

Komitmen Perkuat SDM Sehat dan Produktif, Bupati Taput Anggarkan Premi JKN Rp38,06 Miliar pada Tahun 2026

Alfin Sirait

https://aktualonline.co – TARUTUNG ||| Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui perluasan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan percepatan pencapaian Universal Health Coverage (UHC).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan signifikan alokasi anggaran untuk pembayaran premi dan bantuan iuran JKN yang pada Tahun Anggaran 2026 mencapai Rp38,06 miliar. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir dan mencerminkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak, merata, dan berkelanjutan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara, jumlah peserta JKN yang dibiayai pemerintah daerah mengalami peningkatan yang sangat signifikan dalam dua tahun terakhir. Pada Juni 2024, jumlah peserta yang dibiayai Pemkab Tapanuli Utara tercatat sebanyak 53.032 jiwa dengan capaian Universal Health Coverage sebesar 90,21 persen.

Melalui berbagai kebijakan dan intervensi pemerintah daerah, angka tersebut terus meningkat hingga mencapai 75.694 peserta pada Desember 2024 dengan capaian UHC sebesar 97,77 persen. Meski sempat mengalami penyesuaian dan penurunan pada Mei 2025 menjadi 96,49 persen, tren positif kembali terlihat pada akhir tahun dengan capaian UHC mencapai 98,84 persen pada Desember 2025.

Peningkatan tersebut terus berlanjut pada tahun 2026. Data Januari 2026 menunjukkan capaian UHC sebesar 99,07 persen dan kembali meningkat menjadi 99,27 persen pada Mei 2026. Pada periode yang sama, jumlah peserta JKN yang dibiayai Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah mencapai 102.973 jiwa.

Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Tapanuli Utara semakin dekat dengan target Universal Health Coverage 100 persen, yang berarti hampir seluruh masyarakat telah memiliki akses terhadap perlindungan kesehatan melalui Program JKN.

READ  Pemkab Taput Gandeng IT Del, Perkuat Kualitas Pembangunan Daerah

Keberhasilan ini tidak terlepas dari berbagai langkah strategis yang dilakukan pemerintah daerah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa. Salah satunya melalui optimalisasi pelayanan puskesmas yang beroperasi selama 24 jam sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan kapan saja dibutuhkan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Tarutung, baik melalui penguatan sumber daya manusia tenaga kesehatan, peningkatan fasilitas medis, pengadaan sarana dan prasarana kesehatan, maupun penguatan pelayanan prima kepada masyarakat.

Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menegaskan bahwa kesehatan merupakan salah satu fondasi utama dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia yang unggul tidak akan terwujud tanpa masyarakat yang sehat.

“Kesehatan adalah investasi jangka panjang yang sangat menentukan masa depan daerah. Oleh karena itu, pemerintah hadir untuk memastikan seluruh masyarakat memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas tanpa terkendala persoalan biaya,” ujar Bupati.

Sebagai bentuk keseriusan tersebut, Pemkab Tapanuli Utara secara konsisten meningkatkan dukungan anggaran untuk program JKN dari tahun ke tahun. Pada Tahun Anggaran 2023, pemerintah daerah mengalokasikan dana sebesar Rp17,17 miliar untuk pembayaran premi dan bantuan iuran JKN.

Pada tahun 2024, alokasi anggaran tercatat sebesar Rp16,23 miliar. Selanjutnya terjadi peningkatan signifikan pada tahun 2025 menjadi Rp32,80 miliar atau hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Komitmen tersebut kembali diperkuat pada tahun 2026 dengan alokasi anggaran mencapai Rp38,06 miliar. Peningkatan anggaran ini menunjukkan bahwa sektor kesehatan tetap menjadi salah satu prioritas utama pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara.

Pemerintah daerah memandang pengeluaran di sektor kesehatan bukan sekadar belanja rutin, melainkan investasi strategis untuk menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah.

READ  Ketua TP PKK Taput Satika Simamora Sambut Baik Supervisi Pembinaan Desa Percontohan Provsu

Melalui dukungan anggaran yang terus meningkat, pemerintah berharap tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan memperoleh pelayanan kesehatan karena keterbatasan ekonomi. Program JKN diharapkan menjadi instrumen penting dalam mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat Tapanuli Utara.

Dengan capaian Universal Health Coverage yang telah mencapai 99,27 persen dan dukungan anggaran yang semakin besar, Kabupaten Tapanuli Utara semakin dekat mewujudkan perlindungan kesehatan menyeluruh bagi seluruh warganya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen untuk terus memperluas cakupan kepesertaan JKN, meningkatkan kualitas layanan kesehatan, serta memastikan bahwa setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat dan produktif.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan kesehatan tetap menjadi prioritas utama dalam mewujudkan Tapanuli Utara yang maju, sejahtera, dan berdaya saing melalui sumber daya manusia yang sehat, kuat, dan berkualitas. ||| Agus Juntak

Related Post