Today

Pemkab Tapanuli Utara Monitoring Harga Pupuk Bersubsidi di Pasar Tarutung

Alfin Sirait

https://aktualonline.co – TARUTUNG ||| Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melakukan monitoring langsung terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di kawasan Pasar Tarutung, Rabu (08/04/2026) sore.

Kegiatan ini merupakan langkah proaktif Pemkab Taput dalam mengawal distribusi sarana produksi pertanian sekaligus menindaklanjuti rekomendasi Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Tapanuli Utara. Pengawasan difokuskan untuk mengantisipasi dugaan peredaran pupuk bersubsidi di luar ketentuan serta memastikan penyalurannya tepat sasaran.

Tim monitoring dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan, David Sipahutar, dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, antara lain Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Bagian Perekonomian dan SDA, Dinas Pertanian, Satpol PP, serta PT Perseroda Pertanian.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan langsung ke kios pengecer, di antaranya UD Siangkaan dan UD Jimmy. Pemeriksaan difokuskan pada kepatuhan terhadap prinsip 6T, yakni tepat jenis, mutu, jumlah, tempat, waktu, dan harga.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa ketersediaan stok pupuk bersubsidi di tingkat kios masih terbatas. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah, mengingat petani di Tapanuli Utara saat ini tengah memasuki masa pemupukan Musim Tanam (MT) I Tahun 2026.

Menindaklanjuti temuan tersebut, tim memberikan sosialisasi dan penegasan kepada para pengecer agar tetap disiplin dalam pendistribusian pupuk. Pemerintah menegaskan bahwa pupuk bersubsidi hanya diperuntukkan bagi petani yang berhak dan wajib dijual sesuai HET yang telah ditetapkan.

“Tim akan terus melakukan monitoring distribusi pupuk bersubsidi. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan serta melindungi hak petani dari praktik yang tidak sesuai ketentuan,” ujar Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Manto Lumbantobing.

Melalui pengawasan ini, Pemkab Tapanuli Utara berharap distribusi pupuk bersubsidi dapat berjalan lebih tertib, tepat sasaran, dan mendukung produktivitas pertanian di daerah. ||| Agus Juntak

READ  Pemkab Taput Kolaborasi dengan LPK dan Perseroda untuk Percepatan KUR Pekerja Migran

Related Post