https://aktualonline.co TULUNGAGUNG |||
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tulungagung menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Sidang berlangsung di Ruang Graha Wicaksana, Rabu (16/9/2026), dipimpin Ketua DPRD Marsono dan dihadiri Plt. Bupati Ahmad Baharudin, jajaran pimpinan DPRD, Sekda, kepala perangkat daerah, serta awak media.
Badan Anggaran DPRD menyampaikan 12 rekomendasi strategis, mulai dari pemangkasan belanja infrastruktur hingga penguatan pengawasan program Makan Bergizi Gratis.
DPRD juga menekankan percepatan lelang Pokok Pikiran (Pokir) agar aspirasi masyarakat segera terealisasi, serta perlindungan hukum bagi ASN agar pelaksanaan anggaran tidak terhambat.
Selain itu, di bidang pendidikan, DPRD meminta percepatan pengisian kepala sekolah definitif dan peningkatan pelatihan tata kelola keuangan sekolah. Dukcapil didorong memperbarui alat cetak dokumen kependudukan yang sudah berusia lebih dari satu dekade.
Sementara di sektor kesehatan, anggaran Universal Health Coverage (UHC) sebesar Rp8,21 miliar ditargetkan mampu meningkatkan cakupan layanan hingga di atas 90 persen.
Plt. Bupati Ahmad Baharudin mengapresiasi kerja DPRD dalam mencermati dan membahas rancangan perubahan APBD. Ia menegaskan dokumen tersebut akan segera dievaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Menurutnya, Perubahan APBD 2026 telah diselaraskan dengan prioritas nasional dan provinsi, mencakup delapan fokus utama pembangunan.
Postur Perubahan APBD 2026:
Dalam rancangan perubahan ini, pendapatan daerah yang semula sebesar Rp3,015 triliun mengalami penurunan Rp23,94 miliar sehingga menjadi Rp2,991 triliun.
Sementara itu, belanja daerah justru meningkat signifikan, dari Rp3,233 triliun bertambah Rp234,94 miliar menjadi Rp3,468 triliun. Kondisi ini menimbulkan defisit sebesar Rp477,65 miliar, namun seluruhnya tertutup oleh penerimaan pembiayaan.
Dengan demikian, pembiayaan netto tercatat Rp 477,65 miliar, dan tidak ada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) pada tahun berjalan.
Baharudin menutup sambutannya dengan harapan sinergi DPRD dan Pemkab terus berlanjut demi mewujudkan visi daerah: “Masyarakat Tulungagung yang Sejahtera, Maju, dan Berakhlak Mulia Sepanjang Masa.”||| Dodik S
Editor : Zul




