https://aktualonline.co – MEDAN ||| Finalis ajang pencarian bakat menyanyi The Icon Indonesia, Felicia Angelica Emmanuela, terus mencuri perhatian publik berkat penampilan memukau dan kualitas vokalnya yang konsisten. Remaja berbakat berusia 14 tahun itu ternyata memiliki darah Batak dari garis keturunan ibunya, Margareth Sinaga.
Tak hanya itu, ayah Felicia juga telah menerima marga Sihombing melalui prosesi adat Batak, sehingga kedekatan Felicia dengan budaya dan keluarga besar Batak semakin kuat. Dengan latar belakang tersebut, peserta asal Tangerang itu kini berharap mendapatkan dukungan dan doa dari masyarakat Sumatera Utara untuk melangkah lebih jauh dalam kompetisi menuju babak Top 5 Besar.
Babak penentuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 29 Juni 2026 pukul 21.15 WIB dan akan disiarkan secara langsung oleh SCTV.
Harapan dukungan dari masyarakat Sumatera Utara bukan tanpa alasan. Selain memiliki garis keturunan Batak, Felicia juga memiliki hubungan emosional yang kuat dengan Sumatera Utara sebagai kampung halaman keluarga besar dari pihak ibu dan kakeknya.
Hal tersebut disampaikan oleh Jamal Sinaga, yang merupakan Opung Doli (kakek) Felicia, didampingi Opung Boru Berliana Sitorus kepada wartawan, Rabu (24/6).
“Kami mohon dukungan doa dari seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk setiap penampilan cucu kami, Felicia Sihombing, di The Icon Indonesia menuju Top 5 Besar hingga 2 Besar dan meraih juara. Dukungan dari Sumatera Utara menjadi energi besar bagi keluarga, terutama bagi Felicia,” ujar Jamal Sinaga.
Menurutnya, perjuangan Felicia di panggung nasional menjadi simbol semangat generasi muda Batak yang dikenal gigih, pekerja keras, dan pantang menyerah dalam meraih cita-cita.
“Keberhasilan Felicia nantinya tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga dapat mengharumkan nama Sumatera Utara, khususnya masyarakat Batak,” tambahnya.
Sejak mengikuti kompetisi dari babak awal hingga berhasil menembus Top 6 Besar, Felicia dinilai terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Penampilannya kerap mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri, bahkan beberapa kali memperoleh standing ovation berkat kualitas vokal, penguasaan panggung, dan karakter suara yang dimilikinya.
Suara khas yang dipadukan dengan penampilan percaya diri membuat Felicia menjadi salah satu peserta yang banyak diperbincangkan oleh penonton, baik yang hadir langsung di studio maupun yang menyaksikan melalui layar televisi.
Namun demikian, perjalanan menuju babak berikutnya tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bernyanyi dan performa di atas panggung. Dalam sistem kompetisi The Icon Indonesia, dukungan masyarakat melalui pengiriman virtual gift juga menjadi salah satu unsur penilaian penting.
“Virtual gift merupakan bentuk dukungan dan apresiasi masyarakat terhadap penampilan finalis. Karena itu, kami mengajak masyarakat yang terhibur dan mendukung perjuangan Felicia untuk turut memberikan virtual gift agar ia bisa melangkah ke babak berikutnya,” jelas Jamal.
Ia menambahkan, mekanisme pemberian virtual gift dapat dilakukan dengan mudah melalui barcode resmi yang disediakan penyelenggara The Icon Indonesia.
Saat ini Felicia baru saja menyelesaikan pendidikan di SMP St. John School Greenlake, Tangerang. Pada tahun ajaran baru 2026, ia akan melanjutkan pendidikan ke SMA Penabur Bintaro sambil terus mengembangkan bakat dan prestasinya di dunia musik.
Dengan dukungan keluarga, kerja keras, serta doa dari masyarakat, Felicia berharap dapat memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah asal keluarganya di panggung nasional The Icon Indonesia 2026. ||| Red




