Today

Maling Teriak Maling,APBD Deli Serdang Jadi Santapan ,KPK Jadi Penonton

GOM SIRAIT

Teks Photo : Lahan Pertanian yang di timbun PT Astra perkaranya di sp3 kan poldasu berkat kelincaan kepala dinas cipta karya Ramadsyah
Teks Photo : Lahan Pertanian yang di timbun PT Astra perkaranya di sp3 kan poldasu berkat kelincaan kepala dinas cipta karya Ramadsyah

https://aktualonline.co-DeliSerdang

Saling bongkar bobrok antara legislatif dan eksekutif di Deli Serdang semakin heboh sehingga terendus adanya maling teriak maling.
Tentu saja, keduanya saling serang dampak akibatnya proyek milik legislatif di coret oleh bupati sehingga masyarakat kini meminta agar persoalan keduanya itu dibuka ke publik  secara terang benderang agar tidak terjadi fitnah.
Menurut Firdaus SE salah satu tokoh pemuda di Deli Serdang mengakui bahwa perseteruan yang terjadi di Deli Serdang ini menjadi tontonan warga sekalian lucu,  mengigat kedua nya merupakan memiliki kekuatan di kabupaten ini.” Kalau bisa dajal aja yang turun ke Deli Serdang ini mengigat tak ada satupun lembaga penegak hukum berani melakukan tindakan hukum padahal yang mereka ributkan tentang uang rakyat yang mereka ambil dan curi .” Bilangnya sambil tersenyum.
Selain itu juga, mantan alumni universitas Medan area (UMA) memberikan apresiasi kepada Kapolresta Deli Serdang yang hingga kini belum meresmikan gedung baru yang memakai anggaran APBD Deli Serdang 2025 tersebut mengigat bangunan tersebut di bangun ternyata tidak sesuai dengan spek nya.
Dikatakannya lagi, bahwa hingga kini  P APBD belum disahkan DPRD Deli Serdang sebenarnya hanya sandiwara mengingat banyaknya permasalahan yang terjadi di dinas cipta karya salah satunya pembangunan lahan Astra yang nota benenya lahan itu merupakan lokasi sawah untuk ketahanan pangan .” Kalau memang DPRD bekerja turun lah kalian kelapangan dan buka bukaan karena rakyat saat ini butuh eksen buka live service kayak dongeng kopingho yang selama ini kalian tontonkan .” Tandasnya
Selain itu juga, saling serang kedua lembaga ini membuktikan bahwa selama ini korupsi di kedua lembaga tumbuh subur sehingga sampai sampai anggota DPRD Deli Serdang Misnan Aljawi meminta KPK turun guna melihat hal tersebut akibat adanya pergeseran anggaran yang dilakukan eksekutif  tanpa diketahui  legislatif .” Harusnya ini menjadi pintu masuk bagi KPK agar persoalan Deli Serdang yang kian memanas dapat terselesaikan jangan jangan nanti maling teriak maling.’ imbuhnya.
Jadi, sebenarnya yang mereka ributkan bukan untuk kepentingan rakyat akan tetapi gimana uang rakyat itu habis ke mereka semua demi satu tujuan memperkaya diri sendiri di balik atas nama rakyat.
Hal senada juga di ungkapkan praktisi hukum Harianto Sinaga SH mengakui bahwa melihat kejadian ini sebenarnya penegak hukum seperti komisi pemberantasan korupsi harus segera turun dan melakukan tindakan terkait penyelamatan uang rakyat.’ ini jelas jelas terjadi kok KPK diam saja apakah ada sesuatu yang terjadi di kubu lembaga rasuha ini ketika ada segerombolan tikus tikus yang memiliki jabatan hendak menghabisi uang rakyat mereka kok diam saja dan apa benar lembaga yang di kenal dalam melaksanakan tugas nya dan tak pandang buluh melakukan penindakan saat masuk ke Deli Serdang ibarat macan ompong.” Ungkapnya
Dikatakan mantan alumni UISU ini lagi, ungkap dan tangkap mereka mereka yang bermain agar kejadian seperti ini tak terulang serta APBD Deli Serdang bisa di selamatkan dan digunakan untuk kepentingan rakyat dan bukan untuk kepentingan beberapa golongan saja.gom (bersambung)
READ  Warga Deli Serdang Sudah Muak, Slogan 'Jangan Pilih Keluarga Tambunan' Jadi Bupati Berkumandang di Tiap Kecamatan

Related Post