Today

Sabtu, 7 November 2026

Lawan Isu Munaslub dan Fitnah Penyadapan, Zainal Arifin Sinambela Pasang Badan untuk Bahlil dan Sarmuji ‎

Prase Tiyo

Kader Golkar asal Sumut, Zainal Arifin Sinambela. (Foto: Ist/Aktual Online)
Kader Golkar asal Sumut, Zainal Arifin Sinambela. (Foto: Ist/Aktual Online)

‎https://aktualonline.co – Sumatera Utara || Berembusnya desas-desus Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar dan isu penyadapan rupanya memantik perlawanan keras dari daerah.
‎
Kader Golkar asal Sumut, Zainal Arifin Sinambela, secara terang-terangan mendeklarasikan diri ‘pasang badan’ untuk membela Ketua Umum Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji.
‎
‎Deklarasi terbuka ini disampaikan Zainal kemarin (7/11/2026) malam. Ia mengaku enggan bermain aman di tengah gempuran fitnah yang menyasar pucuk pimpinan partai beringin tersebut.
‎
‎”Saya tidak diam. Saya tidak menunggu. Kalau beliau berani, kenapa saya tidak berani. Isu Munaslub itu murni hoaks,” tegas pria bergelar Magister Sosial tersebut.
‎
‎Zainal menyoroti peredaran flyer gelap di grup-grup WhatsApp yang menyebutkan akan ada Munaslub di Ancol pada 29 November mendatang. Menurutnya, selebaran tanpa penanggung jawab itu hanyalah pepesan kosong.
‎
Tokoh senior Golkar, Ahmad Doli Kurnia, yang namanya dicatut pun telah membantah keras. Demikian pula Bahlil saat berada di Ambon dan Sarmuji di markas DPP Golkar.
‎
‎Lebih lanjut, kader beringin Sumut ini juga meluapkan kekesalannya atas tudingan tak berdasar yang menyebut Bahlil menyadap Presiden Prabowo Subianto.
‎
‎”Bagaimana mungkin Kakanda Bahlil dituduh menyadap Presiden Prabowo, sementara beliau sendiri juga adalah korban penyadapan. Logikanya di mana,” tukasnya berapi-api.
‎
‎Ia menilai, rentetan serangan ini bukanlah kritik, melainkan fitnah yang dibungkus adu domba. Meminjam istilah Bahlil, Zainal menyebut manuver ini sebagai ‘tes ombak’ dari oknum tak bertanggung jawab yang ingin menguji apakah bangunan Golkar sudah rapuh.
‎
‎”Dan jawaban saya hari ini adalah Golkar masih solid. Beringin ini sudah berdiri sejak 1964 dan sudah melewati badai yang jauh lebih besar dari sekadar flyer WhatsApp. Partai ini tidak akan tumbang hanya karena satu-dua orang yang kecewa lalu membuat gaduh,” urainya.
‎
‎Sebagai kader akar rumput yang tak memiliki jabatan di struktur DPP, Zainal menegaskan dukungannya semata-mata lahir dari kesetiaan pada konstitusi partai dan hasil Munas yang sah. Ia pun menyerukan instruksi moral kepada seluruh kader Golkar dari Sabang sampai Merauke untuk tegak lurus merapatkan barisan dalam satu komando.
‎
‎”Jangan biarkan Kakanda Bahlil dan Kakanda Sarmuji berjuang sendirian di Jakarta. Kalau Ketum diserang, kami di daerah ikut merasakan sakitnya. Sekali layar terkembang, pantang surut untuk kembali. Sekali Golkar, tetap Golkar,” pungkasnya tegas.|| Prasetiyo

READ  Sesuai Arahan Gubsu Bobby, Tim Terpadu Tindak Tegas Pertambangan Emas Tanpa Izin di Kotanopan

Related Post