https://aktualonline.co | MEDAN – SMA Negeri 13 Medan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan penuh khidmat di halaman sekolah, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi, guru, staf tata usaha, serta perwakilan orang tua siswa yang beragama Islam. Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW di Tengah Arus Modernitas”.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Panitia, Kepala SMA Negeri 13 Medan Hj. Fauziah Hasibuan, S.Pd., M.Si., Ketua Komite, guru pembimbing, serta dilanjutkan dengan tausiah dari Ustadz Mulkan Azima Aw, S.Pd.I.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 13 Medan Hj. Fauziah Hasibuan menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi kegiatan rutin tahunan, tetapi momentum untuk mengenang sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah sangat penting diterapkan oleh para pelajar, terutama di tengah perkembangan zaman dan arus modernitas yang semakin kuat.
“Ilmu tanpa akhlak akan menjadi sia-sia. Karena itu, anak-anak harus terus belajar, menghormati guru, menyayangi teman, serta berbakti kepada kedua orang tua,” pesan Fauziah dalam sambutannya.
Ia juga mengajak para siswa untuk meneladani sifat utama Rasulullah SAW, yakni jujur, dapat dipercaya, menyampaikan kebenaran, dan cerdas.
“Jika keempat sifat ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, insyaallah akan terwujud generasi SMA Negeri 13 Medan yang berakhlakul karimah, unggul, berkarakter, dan berprestasi,” ujarnya.
Fauziah turut menyampaikan apresiasi kepada panitia yang terdiri dari guru, staf pegawai, Rohis Al Ihsan, dan OSIS SMA Negeri 13 Medan yang telah bekerja sama mempersiapkan kegiatan tersebut.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Komite SMA Negeri 13 Medan dan para orang tua siswa yang hadir serta memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah.
Ia menilai dukungan orang tua dan sekolah merupakan bagian penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter dan nilai spiritual.
Sementara itu, tausiah dalam peringatan Maulid Nabi disampaikan Ustadz Mulkan Azima Aw, S.Pd.I. Dalam tausyiahnya, para siswa diajak untuk menjadikan kehidupan dan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara puncak Maulid Nabi yang diisi berbagai penampilan bernuansa Islami. Di antaranya drama Islami, pembacaan puisi, serta syarhil Quran.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang diikuti kepala sekolah, komite, guru dan staf tata usaha, perwakilan orang tua, serta siswa-siswi SMA Negeri 13 Medan.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, pihak sekolah berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat semakin tertanam dalam diri para siswa dan diterapkan dalam kehidupan di sekolah maupun di tengah masyarakat. || Marlan Pasaribu





