AKTUALONLOINE.co.id – Jakarta |||Setelah hampir enam bulan mengalami masa-masa mencekam akibat disandera bajak laut di perairan Somalia, empat awak kapal (ABK) WNI MT Honour 25 akhirnya bisa bernapas lega. Didampingi Duta Besar RI untuk Nairobi, para pelaut tersebut tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten,
Kedatangan mereka disambut haru oleh Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono di area kedatangan bandara, Selasa (6/10/2026).
Langkah penyelematan tersebut membutuhkan perjalanan diplomasi yang amat panjang. Kapal MT Honour 25 tercatat disandera oleh kelompok pembajak sejak 21 April 2026. Sejak saat itu, Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat Pelindungan WNI bersama KBRI Nairobi terus menggalang komunikasi intensif dengan pemerintah Somalia, otoritas lokal Puntland, hingga pemilik kapal.
Upaya negosiasi dan diplomasi maraton tersebut akhirnya membuahkan hasil manis pada 29 September 2026 lewat operasi pembebasan yang dilancarkan otoritas Puntland.
“Sejak awal Kementerian Luar Negeri telah melakukan diplomasi dengan berbagai pihak. Koordinasi tidak saja dilakukan dengan Pemerintah Somalia dan pemilik kapal, namun juga dengan pemerintah negara lain yang warga negaranya ikut menjadi kru kapal,” ujar Menlu Arrmanatha Nasir, Rabu (7/10/2026) yang di kutip aktual online dari laman www.kemlu.co.id.
Ia juga mengapresiasi Menko PMK Sugiono—yang saat kasus ini bermula menjabat sebagai Menteri Luar Negeri—karena memimpin langsung arah kebijakan dan perundingan pembebasan para ABK. Tak lupa, ketangguhan kapten kapal serta kesabaran pihak keluarga selama berbulan-bulan turut mendapat pujian tinggi.
Pastikan Pemulihan Kesehatan dan Penyerahan ke Keluarga
Rasa syukur mendalam disampaikan Menko PMK Sugiono saat menyaksikan langsung keempat WNI kembali memijakkan kaki di tanah air dalam keadaan selamat.
“Setelah melalui perjalanan panjang, saudara-saudara kita bisa kembali dengan selamat ke Tanah Air, ke pangkuan keluarga mereka tercinta,” tutur Sugiono.
Pemerintah memastikan bakal mengawal ketat proses pemulangan hingga ke daerah asal masing-masing, termasuk memfasilitasi pemeriksaan serta perawatan kesehatan pascapenyanderaan. Usai prosesi serah terima secara resmi dari pihak Kemenlu kepada perwakilan keluarga, para kru dijadwalkan langsung bertolak menuju kampung halaman. |||Red





