https://aktualonline.co — MEDAN | Program revitalisasi UPT SMP Negeri 10 Medan tahun 2026 berjalan lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Sejumlah fasilitas yang direvitalisasi kini telah selesai dikerjakan dan sudah digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Plt Kepala UPT SMP Negeri 10 Medan, Sangkot Basuki, mengatakan revitalisasi tersebut mencakup sembilan ruangan yang terdampak banjir. Fasilitas yang dikerjakan antara lain ruang kelas, laboratorium bahasa, ruang UKS, serta ruang bimbingan dan konseling (BK).
“Pembangunan revitalisasi ada sembilan ruang, yaitu ruang kelas, ruang laboratorium bahasa, ruang UKS, dan ruang bimbingan konseling. Saat ini sudah selesai dan sudah dipergunakan oleh anak-anak,” ujar Sangkot Basuki kepada media, Jumat (25/9/2026).
Menurut Basuki, pengerjaan revitalisasi berlangsung dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.
“Alhamdulillah, pengerjaannya bagus dan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan pemerintah,” katanya.
Ia menjelaskan, bantuan revitalisasi tersebut diberikan sebagai bagian dari penanganan dampak banjir yang sebelumnya dialami lingkungan sekolah. Setelah dilakukan revitalisasi, kondisi sekolah kini dinilai lebih baik dan mendukung kenyamanan peserta didik.
“Revitalisasi ini merupakan dampak dari banjir. Saat ini sekolah SMP Negeri 10 Medan tampak asri, aman, sehat, dan rindang,” ungkapnya.
Basuki menambahkan, penyelesaian pembangunan revitalisasi telah dilaksanakan sesuai perencanaan. Adapun adanya adendum yang dilakukan tidak berkaitan dengan persoalan pelaksanaan pembangunan, melainkan berkaitan dengan kelengkapan administrasi.
“Penyelesaian pembangunan revitalisasi tersebut sesuai dengan perencanaan dan pelaksanaannya pun sesuai dengan jadwal. Hanya saja ada adendum, ini penambahan waktu bukan masalah pelaksanaan pembangunan, tetapi administrasi yang perlu kita lengkapi,” jelasnya.
Atas bantuan tersebut, Basuki menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan dukungan revitalisasi bagi sekolah yang terdampak banjir. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan yang telah memfasilitasi program tersebut.
“Terima kasih kepada Presiden Prabowo yang sudah memberikan bantuan kepada sekolah kami sebagai korban dampak banjir. Terima kasih juga kepada Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti yang sudah memfasilitasi, kemudian terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan yang telah mempercayai dan memberikan fasilitas kepada UPT SMP Negeri 10 Medan,” ujarnya.
Ia mengatakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan turut terlibat dalam pengawasan selama kegiatan revitalisasi berlangsung. Selain memberikan dukungan, dinas juga melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan di sekolah.
“Dinas Pendidikan sebagai induk ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan kita ini dan memberikan support, semangat, serta terus melakukan pemantauan. Namun, seutuhnya kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim P2SP dari satuan pendidikan,” jelas Basuki.
Ke depan, Basuki berharap UPT SMP Negeri 10 Medan kembali mendapatkan dukungan untuk pemenuhan sarana dan prasarana lainnya. Menurutnya, kelengkapan fasilitas sekolah sangat penting untuk menunjang proses pembelajaran dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi peserta didik.
“Kami berharap ada bantuan yang lain untuk UPT SMP Negeri 10 Medan agar anak-anak terfasilitasi sarana dan prasarananya, sehingga mereka dapat belajar dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. || Marlan Pasaribu





